Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

DPRD Badung Apresiasi Bupati Giri Prasta, Program Prioritas Berjalan Lancar di Masa Pandemi

Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi wakilnya Wayan Suyasa

Badung, PorosBali.com- Ketua DPRD Badung Putu Parwata memberi apresiasi kekompakan Bupati Giri Prasta dengan jajaran OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. Pasalnya, ditengah pandemi covid-19 Bupati Giri Prasta mampu mengeksekusi program yang diprioritaskan dalam APBD meskipun pendapatan yang dirancang mengalami perubahan.

“Nah situasi covid-19, Parwata mengatakan pihaknya memberi apresiasi, solid antara bupati dengan seluruh jajarannya sehingga mampu mengeksekusi walaupun menurun. Ingat ini bukan defisit ya, jadi pendapatannya menurun, kemudian programnya dievaluasi menurun tapi kewajiban-kewajiban yang sifatnya mengikat semuanya dapat diselesaikan dengan anggaran 2,7 triliun. Pendapatan kita yang dirancang 1,9 triliun di perubahan 2021 menjadi 1,7 triliun sehingga yang sifatnya mandatory dapat dipenuhi bahkan ada yang namanya surplus belanja 300 miliar. Dalam hal ini menunjukkan bahwa bupati dengan tim dan jajarannya mampu melaksanakan eksekusi program yang diprioritaskan oleh APBD yang dirancang sehingga tidak kita mengalami defisit,” ujar Putu Parwata, usai Rapat Paripurna Masa Sidang Pertama DPRD Badung Tahun 2022, Senin (28/3/2022).

Jadi kata Parwata, semua pemerintahan berjalan dengan lancar. Melihat di triwulan ketiga APBD ini terutama pendapatannya sudah menunjukkan tanda-tanda membaik dan tamu domestik pun perhari sudah bisa 22 ribu orang.

“Mudah-mudahan dengan demikian apa yang disampaikan bupati kedepan akan bisa lebih baik. Mari kita dukung, kami dari DPRD Kabupaten Badung men-suport secara bersama untuk terus maju supaya masyarakat terlayani dengan baik,” imbuh politisi senior PDI Perjuangan asal Desa Dalung ini.

Parwata mengatakan penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Badung merupakan bagian dari fungsi dewan yaitu pengawasan, penganggaran dan membuat peraturan daerah. Dikatakannya, beberapa kali dilakukan perubahan APBD dari 3,2 triliun menjadi 2,9 triliun, demikian juga pendapatan. (Pbm2)


TAGS :

Komentar