Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Tingkat Pengangguran di Denpasar Naik 5 Persen, AMERTA Sarankan Pemerintah Gelontorkan Stimulus

Calon Walikota Denpasar Gede Ngurah Ambara Putra bersama pedagang dan pengunjung Pasar Intaran Sanur

Denpasar, PorosBali.com- Pandemi Covid-19 telah berlangsung selapan bulan lebih. Perekonomian masyarakat tidak bergerak atau stagnan. Akibatnya, daya beli masyarakat turun. Dari sisi tenaga kerja, tercatat tingkat pengangguran di Kota Denpasar mengalami kenaikan sebesar 5 persen. Dari 2 persen menjadi 7 persen dari jumlah angkatan kerja. Ngurah Ambara menyatakan tersebut setelah mendapat data dari Kepala Badan Pusat Statistik Kota Denpasar, Eman Sulaeman, Jumat (13/11/2020).

Hal ini disampaikan Calon Walikota Denpasar Nomor Urut 2 Gede Ngurah Ambara Putra dari paslon AMERTA (Gese Ngurah Ambara Putra-Made Bagus Kertha Negara) disela-sela kunjungan ke Pasar Sindu dan Pasar Intaran, Sanur Denpasar Selatan, Sabtu (14/11/2020) pagi.

Calon Walikota Ngurah Ambara turut prihatin kenaikan 5 persen tingkat pengangguran di Denpasar. Oleh karenanya ia menyarankan Pemerintah Kota Denpasar menggelontorkan stimulus serta pengembangan UMKM.  Swngan atimulus itu dipastikan dapat meningkatkan daya beli masyarakat.

"Untuk saat ini pemberian bantuan stimulus mesti ditingkatkan agar daya beli masyarakat. Kan itu yang diharapkan Presiden. Dengan stimulus, daya beli masyarakat akan meningkat. Perekonomian pun bergerak. Termasuk pengembangan UMKM dari pengangguran tersebut. Itu potensi tenaga kerja yang bisa diarahkan ke sektor informal UMKM," terang Ngurah Ambara.

Ditambahkan, kedepannya UMKM menjadi andalam perekonomian masyarakat. Menurut Ambara Putra ditengah pandemi Covid, UMKM masih bisa bertahan.

Terkait kunjungan ke Pasar Sindu dan Pasar Intaran, paalon AMERTA mendapat banyak keluhan dari para pedagang. 

Salah satu keluhan pedagang yang paling ekstrim yang disampaikan ke Paslon AMERTA mengenai pemimpin yang dirasakan kurang ada perhatian untuk pedagang. 

Terbukti selama Pandemi Covid-19, nyaris tak ada perhatian bantuan.

"Kami para pedagang justru malah banyak utang Pak. Tiang ingin kedepannya Bapak selaku Paslon AMERTA yang memimpin Denpasar," ujar Wayan Sariani, salah satu pedagang di Pasar Intaran.

Calon Walikota Denpasar Gede Ngurah Ambara Putra menegaskan, kalau terpilih menjadi Walikota Denpasar tentu akan lebih banyak turun ke masyarakat, dan salah satunya ke pasar-pasar. 

Saya tidak mau ada masyarakat Kota Denpasar sampai ada yang mengeluh kurangnya mendapat perhatian terutamanya perhatian dari pemerintah. 

"Ayo saatnya pilih pemimpin yang benar-benar menginginkan adanya perubahan. Ingat Cobos Nomor 2, pada tanggal 9 Desember 2020 untuk sebuah perubahan di Kota Denpasar," pungkas Ngurah Ambara.

Paslon AMERTA dengan semangat Perubahan akan menjadikan Denpasar Berseri, Smart City, Berbudaya dan berdaya Saing.

Berbagai program visi misi akan dilaksanakan dengan sejumlah program unggulan diantaranya santunan kelahiran 1 juta dan santunan kematian 10 juta.

"Kami pastikan program visi misi AMERTA akan terealisasi Jika dipercaya memimpin Kota Denpasar. Ini bukan program abal-abal. Saya Anggota Dewan. Saya tahu cara merealisasikannya. Untuk itu coblos nomor 2 AMERTA," ujar Wayan Mariana Wandira, Ketua Tim Pemenangan AMERTA yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kota Denpasar dan Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar.

(Pbm2)


TAGS :

Komentar