Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Pemkot Denpasar Kembali Luncurkan Perpustakaan Kontainer

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar kembali meresmikan Perpustakaan Kontainer yang berlokasi di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar pada Jumat (20/12). (foto/hms)

Denpasar, PorosBali.com- Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar kembali meresmikan Perpustakaan Kontainer yang berlokasi di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar pada Jumat (20/12). Setelah diresmikan, perpustakaan kontainer ini menjadi yang kedua setelah sebelumnya Pemkot Denpasar memiliki perpustakaan yang sama di kawasan Taman Janggan.

Hadir pada kesempatan tersebut sekaligus meresmikan yakni Ketua Harian Bunda Literasi Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa didampingi oleh Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar Dewa Nyoman Sudarsana.

Ketua Harian Bunda Literasi Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa di sela-sela kegiatan mengungkapkan, dengan adanya perpustakaan ini diharapkan bisa dimanfaatkan untuk anak-anak sekolah, remaja maupun masyarakat umum. Hal ini utamanya dalam meningkatkan pengetahuan serta budaya literasi di masyarakat.

“Dengan hadirnya perpustakaan kontainer ini diharapkan bermanfaat untuk masyarakat khususnya anak-anak sekolah tidak hanya untuk membaca, tetapi juga sebagai wahana edukasi, rekreasi dan hiburan literasi yang ada di Kota Denpasar,” ungkap Ayu Kristi

Baca Juga: Wawali Arya Wibawa Pimpin Apel Bela Negara ke-76

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar Dewa Nyoman Sudarsana mengatakan, peluncuran perpustakaan kontainer ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang literasi, pembudayaan gemar membaca dan sekaligus sebagai upaya dalam mendukung terwujudnya Kota Layak Anak.

“Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar berkolaborasi dengan berbagai stakeholder terkait dengan melibatkan anak-anak TK, SD, dan SMP serta beberapa perangkat daerah untuk melaksanakan beragam aktivitas literasi seperti mewarnai gambar, bermain lego, bercerita bahasa Bali, operet drama dan tari, dan pemanfaatan fasilitas ruang bermain ramah anak (RBRA),” kata Sudarsana. (pbm2)


TAGS :

Komentar