Wagub Cok. Ace Sampaikan Penjelasan Raperda Bali tentang Perubahan APBD Semesta Berencana 2022
- 06 September 2022
- Info & Peristiwa
- Denpasar

Denpasar, PorosBali.com- Wakil Gubernur Bali menyampaikan penjelasan mengenai Raperda Provinsi Bali tentang Perubahan APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2022 dan Raperda Provinsi Bali tentang Penyertaan Modal Daerah pada Perusda Kerthi Bali Santhi dalam Rapat Paripurna ke-27 DPRD Provinsi Bali, Senin 5 September 2022.
Raperda tentang perubahan APBD Tahun Anggaran 2022, disusun dengan mempedomani Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Permendagri Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2022. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Bali, Tjok. Oka Sukawati dalam Rapat Paripurna ke-27 masa sidang III Tahun 2022 DPRD Provinsi Bali, Senin (Soma Wage Prangbakat) 5 September 2022.
Cok Ace menyampaikan, pendapatan daerah dalam APBD Induk meningkat menjadi Rp 5,3 triliun lebih pada tahun 2022 sedangkan belanja daerah dalam APBD yang semula dianggarkan Rp 6,1 triliun meningkat Rp 1,2 triliun sehingga dalam perubahan APBD tahun anggaran 2022 menjadi Rp 7,3 triliun. Sementara itu defisit anggaran APBD induk sebesar Rp 1,05 triliun, meningkat 992,4 milliar sehingga dalam perubahan APBD tahun anggaran 2022 mencapai Rp 2,05 triliun.
Sejalan dengan itu, Cok. Ace menyampaikan, penerimaan pembiayaan daerah dalam rancangan perubahan APBD 2022 juga perlu dilakukan penyesuaian dari Rp 1,15 triliun meningkat Rp 997,4 miliar menjadi Rp 2,15 triliun. Peningkatan ini telah mengakomodir besaran silpa yang tertuang dalam Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021.
Di samping itu berkaitan dengan Raperda Provinsi Bali tentang Penyertaan Modal Daerah Kepada Perusahaan Umum Daerah Kerthi Bali Santhi, Cok. Ace menyampaikan, Perusda Kerthi Bali Santhi dibentuk dalam rangka penyelenggaraan pariwisata digital budaya Bali sesuai dengan Perda Provinsi Bali No. 2 Tahun 2022. Pengelolaan kepariwisataan berbasis digital melalui Perusda Kerthi Bali Santhi diharapkan dapat menciptakan tata kelola yang transparan, akuntabel serta profesional melalui portal satu pintu pariwisata Bali untuk mewujudkan visi pembangunan daerah ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali Era Baru.
Dalam Rapat Paripurna ke-27 yang dipimpin oleh Wakil Ketua III DPRD Provinsi Bali, Tjok. Gede Asmara Putra Sukawati, SIP., M.AP serta dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra juga dibacakan penyampaian Raperda inisiatif DPRD Provinsi Bali tentang hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. (Pbm2)
Komentar