DomaiNesia Berbagi Tips Cara Memilih Nama Domain yang Tepat
- 13 April 2022
- Info & Peristiwa
- Denpasar

Setiap website profesional memerlukan nama domain untuk kebutuhan branding. Nama domain sendiri merupakan alamat dari sebuah website yang digunakan oleh para pengunjung untuk mengakses konten yang disajikan.
Dewasa ini, fungsi nama domain sendiri sudah jauh lebih berkembang. Selain sebagai pengganti IP Address, nama domain juga menjadi aset atau identitas dari sebuah bisnis di ranah digital. Maka dari itu, sangat penting untuk memilih nama domain yang tepat agar usaha bisa semakin berkembang. Jika sudah memiliki domain, selanjutnya harus memiliki hosting untuk menyimpan data website
Lantas, bagaimana sih cara memilih nama domain yang tepat? Untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut kamu bisa membaca ulasan di bawah ini.
Tips Cara Memilih Nama Domain yang Tepat
Ada banyak tips yang bisa dijadikan sebagai referensi ketika kamu ingin membeli domain murah. Berikut beberapa contohnya.
1.Hindari Menggunakan Angka dan Tanda Hubung
Tips pertama memilih nama domain adalah menghindari penggunaan angka dan tanda hubung. Hal ini sebenarnya sah-sah saja dan tidak dilarang oleh siapapun, tapi ketika kamu memakai nama domain yang mengandung jenis karakter di atas justru akan membuat penamaan menjadi lebih rumit.
Terlebih lagi ketika nanti sudah masuk ke era Voice Search atau pencarian informasi dengan menggunakan suara. Robot penerjemah belum tentu bisa mengidentifikasi perbedaan cara pengucapan dengan menggunakan angka atau tulisan biasa, memakai kata sambung atau kalimat seperti biasa.
2.Pilih Ekstensi Domain yang Tepat
Ekstensi merupakan bagian domain yang muncul setelah nama brand domain yang kamu tentukan. Contoh dari ekstensi domain di antaranya seperti .com, .net, .org, atau domain lokal seperti .id, .co.id, .my.id dan lain sebagainya.
Pemilihan ekstensi domain yang tepat sangat penting karena bisa menunjukkan profesionalitas serta tujuan penggunaan website kamu. Untuk website bisnis komersial misalnya, ekstensi domain yang tepat adalah .com (commercial), sementara bagi kamu yang sedang membangun website dengan target utama pengunjung dari Indonesia lebih cocok memakai ekstensi .id atau co.id yang ditujukan khusus bagi perusahaan resmi.
3.Pakai Nama yang Pendek dan Mudah Diingat
Ada beberapa alasan mengapa kamu harus mengutamakan nama domain pendek daripada nama domain panjang. Pertama, nama domain yang singkat relatif lebih mudah diingat dan diketik secara langsung oleh calon konsumen. Kedua, nama domain pendek merupakan aset yang harus dijaga, karena semakin lama ketersediaan nama domain akan semakin panjang jumlah karakternya.
Terutama jika kamu memilih untuk menggunakan ekstensi domain populer seperti .com atau .id. Sebagai informasi, untuk domain .id dengan jumlah karakter kurang dari 5 saat ini dijual dengan harga khusus, mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp200 juta untuk nama domain dengan 2 karakter saja.
4.Masukkan Keyword yang Berkaitan dengan Bisnis
Jika menilik hasil eksperimen beberapa tahun lalu, ada istilah KOD atau Keyword on Domain yang sangat powerful untuk mendorong peringkat website di mesin pencari. Jadi, kamu bisa mempertimbangkan untuk menerapkan trik ini sebagai salah satu alternatif pemilihan nama domain untuk kebutuhan bisnis maupun personal.
5. Pastikan Nama Domain Mudah Diucapkan
Terkadang para blogger maupun web developer terlalu idealis dalam memilih nama domain, sehingga brand yang dihasilkan terkesan aneh ketika diucapkan. Sebaiknya hal ini dihindari agar tidak menimbulkan salah persepsi di kemudian hari.
Nama domain unik dan brandable memang penting, tapi perlu memperhatikan juga terkait pengalaman pengguna dalam mengucapkan atau mengetikkan nama domain tersebut.
6.Unik dan Brandable
Siapa sih yang tidak ingin brandnya terkenal, setiap pebisnis pasti ingin usahanya populer dan dikenal banyak orang. Nah, salah satu cara agar mudah dikenali oleh banyak orang yakni dengan membuat brand seunik mungkin.
Kamu bisa mulai mempopulerkan nama brand unik tersebut melalui website, sosial media, koran atau iklan di radio sehingga semakin banyak orang yang mengenali brand unik tersebut.
7.Pakai Nama Daerah Jika Diperlukan
Penggunaan nama daerah di dalam domain sah-sah saja, terutama jika bisnis yang dikelola hanya beroperasi di wilayah tertentu saja. Misalnya, kamu sedang mengembangkan website toko oleh-oleh bakpia khas Jogja. Nah, dalam kasus ini kamu bisa pakai nama domain bakpialarisjogja.com untuk website tersebut.
Selain memudahkan pengguna untuk mengidentifikasi bisnis, penggunaan nama daerah juga mampu mendorong para pencari informasi di SERP dari kota tersebut untuk mengklik website kamu.
8.Pastikan Nama Domain Tidak Melanggar HAKI
Sistem pembelian nama domain memang menggunakan skema siapa cepat dia dapat. Namun, para blogger maupun web developer juga harus mempertimbangkan adanya HAKI atau Hak Atas Kekayaan Intelektual dari sebuah brand yang sudah menjadi merek dagang.
Jangan sampai kamu terkena kasus tuntutan hukum hanya karena dianggap telah mencemarkan nama baik atau membingungkan target market brand bersangkutan karena kamu menggunakan merek mereka.
Bagaimana? Apakah penjelasan tentang cara memilih nama domain diatas sudah cukup jelas? Sekarang saatnya bagi kamu untuk mengamankan nama domain pilihan sebelum diambil orang. (*)
Komentar